Ini Arahan Walikota Risma Untuk Anak - Anak Surabaya

swaranews.com

Swaranews.com - Sekitar 150 anak yang berkumpul dengan tempat duduk yang berjarak (social distancing) di Taman Kunang - Kunang komplek Rusunawa Penjaringansari, Kelurahan Penjaringansari, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Sebagian besar dari mereka juga diikuti oleh orang tuanya, khususnya ibu mereka yang duduk dibelakang.

Anak - anak ini mendengarkan dengan seksama pengarahan dan edukasi yang disampaikan oleh dr. Agung Budi Setiawan, Psikiater Rumah Sakit dr. Soewandhie Surabaya.

Baca juga: Jaga Reputasi Digital, Publik Diingatka Tak Intervensi Karya Jurnalistik

Setelah itu, meteka juga dengan tertib mendengarkan pengarahan dari Walikota Surabaya Tri Rismahatini. Dia menyampaikan bahwa sebagai seorang anak, mereka harus menyadari sebagai anak yang sudah dikandung sang Ibu selama 9 bulan. Kasih sayang orang tua dari bayi hingga besar adalah tanggung jawab orang tua yang sangat berat.

"Betapa ibu kalian rela kurang tidur, rela kuramg istirahat, bahkan rela banting tulang demi kalian. Anak - anak coba bayangkan betapa besar pengorbanan ibu untuk kita. Jadi berusahalah untuk bisa menjadi anak yang baik, anak yang sukses," ujar Risma, Senin (31/8/2020).

Walikota perempuan pertama di Kota Surabaya ini memberikan motivasi bahwa untuk menjadi orang yang sukses harus memiliki kemauan yang keras dan disiplin.

Baca juga: HUT Ke-99 Usung Semangat Persebaya Untuk Semua

"Tuhan itu Maha Adil, jadi tidak ada anak yang bodoh. Yang ada anak yang malas. Kalau malas mana bisa sukses," tegas Risma.

Sementara itu, Antiek Sugiharti selaku plt Kepala DP5A (Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) menjelaskan bahwa kegiatan pengarahan anak - anak ini karena Walukota Risma ingin memberikan penguatan dan edukasi kepada mereka dan orang tua masing - masing agar tak tergoda dan terjerumus kepada hal - hal yang negatif.

Baca juga: M. Faridz Afif Resmi Pimpin DPC PKB Surabaya Periode 2026-2031, Targetkan Kejayaan di Pemilu 2029

"Ibu Walikota Surabaya ingin memberikan penguatan kepada anak - anak dan ibunya selaku orang tua untuk tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif. Kepada orang tua, Ibu Walikota menitipkan pesan agar meteka lebih bisa mengawasi putra - putri mereka," paparnya.

Ditanya terkait temuan terhadap anak-anak yang kecanduan pada tontonan negatif, Antiek membenarkan memang ada temuan tentang penyalahgunaan medsos sehingga menjadi kecanduan terhadap tayangan-tayangan negatif. (mar)

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru