Swaranews.com - Jalan - jalan ke Tulungagung tidak akan lengkap tanpa menikmati beragam kuliner khas masyarakat yang terkenal dengan julukan kota Marmer.
Salah satu hindangan yang cukup terkenal di sini adalah sate Atmaja, di Kota Tulungagung. Kelezatan sate Atmaja yang kaya bumbu rempahnya dijamin membuat lidah meleleh dan ketagihan. Karena banyak digemari penikmat kuliner, sate Atmaja sering dijadikan menu khas beberapa warung makan. Tapi bagi anda yang ingin menikmati cita rasa asli sate Atmaja, bisa langsung berkunjung ke warung Sate Atmaja Ibu Nur Wahyuningsih di Jl. Wilis RT. 04, Boneng, Kalangbret, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Baca Juga: Jangan Lupa Kunjungi Senja Budaya Sore Ini di Tugu Pahlawan
Warung yang bukan sejak tahun 2002 ini memiliki Cabang yang di beri nama Sate Atmaja 2 di daerah Sebelah Barat Pasar Ngemplak Tulungagung. Sekilas sate ini mirip dengan sate pada umumnya. Namun saat disantap cita rasa bumbunya yang khas.
Sedikit pedas dan bumbunya meresap hingga ke dalam daging sate. Sebelum dibakar, daging satenya direndam dengan bumbu sampai meresap. Sehingga pada saat dibakar benar-benar enak dan lezat.
Pemilik warung tentu memiliki rahasia dapur. Tapi umumnya, bumbu yang dipakai kurang lebih adalah bawang putih, cabe merah, cabe rawit, kemiri, gula merah, terasi Lombok, garam. Daging Kambing Muda yang sebelumnya di tumbuk dan telah direndam bumbu selama kurang lebih 2 jam kemudian ditusuk dan dibakar. Jadilah sate dengan rasa yang amat kaya, manis pedas, dan empuk.
Baca Juga: Yuk Ngabuburit di Tugu Pahlawan
Sate ini disajikan di atas piring dan tidak ada bumbu kacang lagi yang menemani kehadirannya karena rasanya sudah enak, terasa sekali bumbu rempahnya.
Alasan lain kenapa sate Atmaja sangat enak, daging sapinya berasal dari sapi lokal Tulungagung sendiri yang hidupnya penuh perawatan yang intensif. dan Kambing - Kambing tersebut memakan rumput segar, sehingga konon dagingnya lebih manis dan seratnya lebih halus.
Baca Juga: Ayo ke Balai Kota Surabaya Nikmati Musik Akustik dan Festival UMKM di Akhir Pekan
Nah, daging Kambing yang berkualitas baik ini kemudian direndam dengan bumbu yang kaya rempah-rempah tadi. Sebelum direndam bumbu, daging mentahnya, dipilih tanpa lemak, ditumbuk dulu supaya empuk dan lebih meresap bumbu. Sate ini sangat enak bila disantap dengan Nasi.
Di warung ini juga kita bisa pesan Bebalung, semacam Gule Kambing khas Tulungagung yang juga punya citra rasa khas. Dijamin, kalau mampir ke warung ini anda akan ketagihan. Harganya cukup terjangkau, satu porsi seharga Rp35 ribu dengan 10 tusuk sate. (muz)
Editor : redaksi