OWAN KITCHEN MELAYANI PELANGGAN DENGAN SEPENUH HATI

avatar swaranews.com

Swaranews.com - Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, demikian kata pepatah yang tepat bagi Kartika Nofianti (Oppy) Owner Owan Kitchen. Mengingat, dara cantik kelahiran 22 April ini, berasal dari keluarga yang menggeluti bisnis.

Sang Ayah, Swandoyo Tjatur Nugroho, salah seorang pebisnis yang ulet dan membina petani di beberapa daerah diantaranya di Cipanas-Cianjur.

Sementara itu, bakat memasak yang dimiliki Oppy diturunkan dari Ibunya. Sejak 5 Agustus 2012 Oppy mendirikan Owan Kitchen yang mengandung arti “Oh Number One”.

Awalnya hanya usaha rumahan yang ditawarkan melalui online. Karena mendapat respon positif dari konsumen, Oppy memberanikan diri membuka gerai di Jalan Panjang Arteri Kelapa Dua No 1 samping SMAN 65, Kebon Jeruk, Jakarta Barat serta Kota Casablanca.

Upaya ini dilakukan Oppy setelah mendapatkan dukungan dari Ayah dan kakak perempuannya Shinta Pratiwi Wulandari yang hingga saat ini banyak mensupport Oppy terutama untuk meracik minuman.

Oppy, merupakan salah satu anak muda yang patut diacungi jempol. Betapa tidak, dalam usianya yang masih 26 tahun. Dia tidak berfikir untuk bekerja di sebuah instansi sebagai karyawan tetapi justru jiwa enterpreneurnya memanggilnya untuk membuka ladang bisnis kuliner yang menampung tenaga kerja.

“Alasan utama mengapa harus membuka usaha restoran padahal restoran sudah menjamur di Jakarta. Namun, peluang usaha kuliner masih menjadi primadona. Siapa yang tidak butuh makan? bahkan ketika kita tidak sempat untuk membuat bekal, pastinya kita akan membeli makan di retoran? Nah, maka dari itu membuka usaha restoran masih menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Selain itu, bisnis kuliner membuat kita merasa puas jika pelanggan merasa puas dengan masakan yang kita sajikan,” ujar Oppy mengawali percakapannya dengan Swaranews.com yang datang ke Owan Kitchen.

Menurut Oppy, bisnis restoran merupakan bisnis jangka panjang. Owan Kitchen sendiri membutuhkan waktu selama tiga tahun untuk mencapai Break Event Point (BEP).

Hal ini mengingat, dari sekian banyak orang, setidaknya ada beberapa yang ingin berkunjung ke restoran yang berbeda-beda setiap harinya.Karena itu, jika kita sudah menerjuni bisnis kuliner harus punya banyak ide dan inovatif meramu menu-menu baru. Dan yang tidak kalah pentingnya, kita harus ramah dan sabar dalam melayani pelanggan dan selalu membuat pelanggan betah. Jika memungkinkan kita akan menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan sehingga pelanggan akan terus datang dan datang lagi untuk menanyakan menu-menu yang baru.

Di kota seperti Jakarta, kata Oppy, pastinya peluang untuk membuka usaha restoran semakin meningkat.Contohnya beberapa daerah di Jakarta yang tadinya hanya sekedar perumahan saja, kini sudah menjadi ruko-ruko yang dipenuhi dengan berbagai jenis bisnis, salah satunya adalah bisnis rumah makan.

Tetapi, jika kita kreatif dan inovatif pastinya tidak khawatir untuk bersaing.

“Saat ini telah banyak restoran maupun tempat makan lainnya yang memiliki konsep bervariasi. Dari menu tradisional sampai internasional.Namun, masih banyak cara untuk bisa bertahan bahkan menjadi lebih besar, tinggal bagaimana cara kita untuk mengatur sampai mengeluarkan ide konsep restoran yang berbeda dengan tempat makan lainnya.Seperti halnya Owan Kitchen yang tadinya kita membidik anak muda dengan menu ala Barat modern ternyata pelanggan kita lebih banyak ibu-ibu dan orang kantoran, yang pada gilirannya Owan sering dipesan untuk tempat meeting beberapa kantor dan Owan menjadi lebih besar dari sebelumnya karena hubungan yang terjalin sangat baik dengan pelanggan,” tandas gadis yang suka travelling ini.

Owan Kitchen menyajikan menu unggulan berupa berupa Es Kopi Loman, yakni kopi racikan dengan biji kopi pilihan yang di mix sehingga memiliki cita rasa tersendiri.

Minuman pilihan lainnya ada Ice White Mocca, Ice Tea dan Hot Tea. Sebagai teman ngopi tersedia aneka menu camilan, seperti roti bakar (chocolate toast) dan pisang goreng (banana crunchy). Selain menu ringan juga ada menu berat. yang menjadi favorit pengunjung adalah “Chicken Cordon Bleu” (dada ayam keju mozarela smoke beef), Salmon Garlic with Potato Wedges, Beef Lasagna juga menu Ayam yang saat ini menjadi unggulan yakni Chicken Parmiginia (Daging ayam yang dibalur tepung yang sudah dibumbui dan di siram saus dan melting mozarela).

Menikmati weekend bersama keluarga dengan menyantap menu dari Owan Kitchen dijamin tidak merogoh kocek lebih dalam. Dan yang paling penting produk Owan Kitchen dijamin halal. Agro Indonesia merasakan Beef lasagnanya rasanya juara dengan saus bachamel yang lezat. Saus homemade mushroomnya juga sangat lezat dipadu ayam creamy dengan penampilan yang cantik.

Semua menu bisa disajikan dengan nasi putih dari beras asli Cianjur atau kentang goreng yang diolah sendiri dari petani Pegunungan Dieng yang disupplay sang Ayah. Berapa harganya? sangat terjangkau, mulai Rp 16.000 sampai Rp.65.000. Beef Lasagna yang yummy hanya dibandrol Rp.35.000 saja atau Ayam Cordon Bleu hanya dihargai Rp.30.000/porsi, Chicken Katsu Teriyaki yang hemm lezatnya seharga Rp.30.000, Salmom Garlicnya yang menambah selera hanya Rp.45.000. Jika ingin menikmati kopi loman hanya Rp.20.000 saja, Ice White Mocca Rp.30.000.

Selain menu, unggulan lain dari Owan Kitchen adalah suasananya yang nyaman dan sejuk. Karena dirancang dengan konsep caffe minimalis.

Tersedia fasilitas seperti wifi dan ruangan out door dan in door. Pendek kata, Owan Kitchen yang buka mulai pukul 9 pagi hingga pukul 10 malam ini pas banget sebagai tempat hangout bareng teman maupun keluarga.

“Khusus bagi konsumen yang akan mengadakan acara gathering, ulang tahun, arisan, dll harus reservasi 1 hari sebelumnya” jelas Kartika Nofianti kepada Swaranews.com.

Bahan baku termasuk hal penting di usaha kuliner. Namun, Oppy tidak memerlukan pemasok atau supplie karena sang Ayah sudah mengirim sayuran berkualitas dan sang kakak yang juga bisnis Daging dan Ayam untuk memenuhi kebutuhan resto di Jakarta juga memasok untuk kebutuhan Owan Kitchen.

Pendeknya kerjasama keluarga ini telah memberikan kualitas makanan yang disajikan Owan Kitchen. Hal ini disebabkan kualitas masakan ditentukan dari bahan bakunya terlebih dahulu. Setelah itu baru proses mengolah sampai penyajiannya. Promosi usaha dapat berupa apa saja.

Namun, Owan Kitchen promosinya agak berbeda. Selain bayar suka-suka pada saat pembukaan Oppy juga melakukan promo minuman gratis terutama pada tukang gojek dimana dia bekerja sama untuk pelayanan Go Food. Promosi lainnya yaitu promosi secara tidak langsung. Walaupun terdengar mudah, tetapi tipe promosi ini harus direncanakan secara rinci terlebih dahulu.

Promosi tidak langsung yaitu melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya.

Untuk menarik perhatian netizen, Opy dibantu Shinta, kakaknya mendesain iklan yang menarik. Promosi secara tidak langsung memberikan pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan usahanya.

Untuk usaha yang baru memang perlu bersabar dan juga perlu mengutamakan pasar dengan promosi-promosi terbaru. Tidak apa jika untung sedikit sekarang, tapi Opy optimis nanti pun omzet akan semakin naik jika usaha tetap stabil ke depannya. Saat ini omset yang diraup rata-rata Rp 90 juta/bulan. Pendapatan ini cukup untuk menggaji 4 karyawan. (sha)

Berita Terbaru