William Wirakusuma : Jembatan Joyoboyo Harus diuji coba lagi

avatar swaranews.com

Swaranews.com – Harapan warga Surabaya untuk bisa menikmati Jembatan Suroboyo, masih harus menunggu. Sebab, jembatan tersebut, seharusnya sudah bisa difungsikan pengguna jalan per tanggal 27 Desember 2020. Namun kenyataannya masih tertutup.

Ada desas - desus bahwa ternyata belum dibukanya jembatan Joyoboyo karena Pemkot Surabaya belum membayar sisanya ke kontraktor Jembatan Joyoboyo sebesar Rp 4,5 milyar.

Baca Juga: Jaga Reputasi Digital, Publik Diingatka Tak Intervensi Karya Jurnalistik

“Dibayar atau belum saya belum tahu, yang pasti Jembatan Joyoboyo jika ingin dibuka tentu harus di tes terlebih dahulu kekuatan beban jembatannya.” kata Anggota Komisi C, William Wirakusuma di Surabaya, Jumat (19/3/2021).

Menurutnya, terakhir memang pihaknya tahu sempat diuji oleh tim ITS, namun pihaknya melihat masih kurang. Seharusnya diuji dengan truk misalnya truk bertonase 100-200 ton, baru itu namanya the riil tes.

“Bukan hanya sekedar tes alat doang, baru bisa dikatakan Jembatan Joyoboyo sudah layak difungsikan, enggak bisa begitu. Jembatan Joyoboyo harus dites dengan truk berkekuatan tonase sesuai kekuatan jembatan tersebut. Betul, pastinya jembatan Joyoboyo sudah tertera berapa kekuatannya, namun tetap harus diuji coba kekuatannya.” papar William.

Baca Juga: HUT Ke-99 Usung Semangat Persebaya Untuk Semua

Dirinya menyatakan bahwa mungkin karena beberapa kali ada penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sehingga Pemkot Surabaya masih enggan membuka Jembatan Joyoboyo.

“Kan bisa saja kalo dibuka, membuat volume mobilisasi warga bertambah, padahal inti PPKM adalah membatasi dan mengurangi mobilisasi publik.” terang politisi PSI Kota Surabaya ini.

Baca Juga: M. Faridz Afif Resmi Pimpin DPC PKB Surabaya Periode 2026-2031, Targetkan Kejayaan di Pemilu 2029

Dirinya menyatakan bahwa pihaknya menyarankan Pemkot Surabaya sebelum membuka Jembatan Joyoboyo harus yakin terlebih dahulu kekuatan tonase jembatan tersebut.

“Jangan sampai baru dibuka nanti ada insiden yang tidak kita inginkan, jadi sebaiknya kembali di testing dahulu Jembatan Joyoboyo sebelum digunakan masyarakat.” ungkapnya.(mar)

Berita Terbaru