Elok Cahyani : Pengelola Kenpark Harus Bertanggungjawab

avatar swaranews.com
Elok Cahyani Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya. (Bachan)
Elok Cahyani Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya. (Bachan)

Swaranews.com - Kejadian yang menimpa 16 orang di seluncur Kenpark banyak mendapatkan perhatian tokoh masyarakat Kota Surabaya. Selain pemerintah yang hadir langsung memberikan atensinya, juga beberapa kalangan masyarakat.

Tragedi Wahana wisata di Kenjeran tersebut juga sangat disayangkan oleh Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Elok Cahyani.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan Preventif, Pemkot Surabaya Resmikan 153 Pustu ILP

Menurutnya, wahana tersebut sudah dua tahun semenjak pandemi covid-19. Kenpark dibuka kembali seiring kasus corona terus melandai dan Surabaya masuk level 1.

"Sejak ditutup dua tahun lalu membuat wahana wisata Kenpark menjadi kurang terurus, sehingga pada saat kembali dibuka beroperasi perawatan terhadap fasilitas yang ada tidak maksimal," ujar Elok Cahyani, Minggu (8/5/2022).

Baca Juga: DPRD Surabaya Beri Solusi PD Pasar Surya Terkait Pedagang di Trotoar

Legislator perempuan asal Fraksi Demokrat-NasDem ini menjelaskan bahwa seharusnya pengelola melakukan perawatan berkala. Terlebih, setelah wahana tersebut kembali dibuka untuk umum. Semestinya dilakukan pengecekan, terutama pada fasilitas vital seperti seluncur kolam renang.

“Saya menduga over kapasitas dari penggunaan seluncur salah satu penyebab insiden. Harusnya pihak pengelola punya tim pengawas, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," papar Elok.

Baca Juga: Pemkot Gelontorkan Dana Lebih dari Rp500 M Per Tahun untuk Warga KTP Surabaya Untuk Berobat Gratisat

Dirinya menegaskan, agar pihak pengelola tidak boleh lepas tanggung jawab dari musibah tersebut. Sebab Elok Cahyani menilai ada faktor kelalaian dari manajemen selaku pengelola wahana tersebut.

"Harusnya pengelola mengecek semua fasilitas yang ada, baik dari sisi kelayakan dan bahkan faktor keselamatan pengunjung. Ini yang sangat vital untuk diperhatikan,” ungkap Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Partai Demokrat yang berangkat dari Dapil 2 Surabaya ini. (mar)

Editor : redaksi