Anas Karno Kunjungi Pedagang Pasar Kapasan

avatar swaranews.com

Swaranews.com - Jelang lebaran Idul Fitri 1444 H kemarin, Pasar Kapasan Surabaya terlihat ramai dipadati pengunjung yang hendak membeli pakaian untuk lebaran. Pasar grosir ini memang menjadi jujugan masyarakat karena memang harganya lebih terjangkau.

Menurut Saad, salah satu pedagang baju di Pasar Kapasan bahwa mulai Februari lalu hingga April jelang lebaran, memang ramai pembeli. Tidak hanya pembeli biasa, mereka rata-rata pedagang eceran yang membeli secara grosir untuk di jual kembali.  Bahkan beberapa pengunjung dari luar kota juga berbelanja di pasar teesebut.

"Pasar Kapasan mulai ramai oleh pedagang baju eceran yang kulakan sejak Februari, Pak Anas. Mereka ini kebanyakan pedagang baju di Surabaya. Namun ada juga yang di dari luar kota," ujarnya saat dikunjungi Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno, pada Rabu (19/4/2023).

Saad menjelaskan omzet dari penjualan baju ditokonya saat ini naik hampir 100 persen, dibandingkan hari-hari biasanya. Begitu pula kalau dibandingkan lebaran-lebaran dimasa pandemi.

"Yang banyak dicari pembeli adalah baju muslim. Kita juga melayani pembeli dalam jumlah sedikit. Namun belinya satu set pakaian. Tidak bisa satu biji. Alhamdullilah ramai Pak Anas. Jualannya laris," tutur Saad.

Sementara itu Yuliana, pedagang baju lainnya, juga merasakan kenaikkan omzet.

"Lumayan omzet naik untuk lebaran tahun ini. Tapi belum seperti saat sebelum pandemi. Kalau pandemi lalu sepi memang," imbuhnya.

Yuliana berharap pandemi benar-benar selesai sehingga tidak ada lagi pembatasan-pembatasan yang membuat sepi pembeli.

Wakil Ketua Komisi B Anas Karno mengatakan naiknya omzet pedagang pasar Kapasan, merupakan kabar baik bagi pertumbuhan ekonomi di Surabaya.

"Ini merupakan bukti kalau perekonomian di Surabaya tumbuh, pasca pandemi Covid-19. Masyarakat punya daya beli untuk memenuhi kebutuhan merayakan Idul Fitri," jelasnya.

Lebih lanjut legislator Fraksi PDIP Surabaya tersebut mengatakan, kondisi ekonomi kota Surabaya yang berangsur-angsur mulai membaik dan terus tumbuh, harus dipertahankan.

"Pemerintahan kota harus memberikan kemudahan-kemudahan untuk datangnya investasi ke Surabaya. Namun tetap harus berpedoman pada aturan yang berlaku," jelasnya.

Kepada pihak PD Pasar Surya sebagai pengelola pasar di Surabaya, Anas Karno berpesan supaya meningkatkan pelayanan demi kenyamanan dan keamanan pembeli maupun pedagang.

"Terutama saat ramai seperti Lebaran sekarang ini. Pengelola pasar harus bisa menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung pasar. Kalau itu dilakukan pasar pasti ramai pembeli. Ingat perputaran ekonomi paling besar itu dipasar," tukas Anas Karno. (mar)

Baca Juga: Hotline Warga Jangan Berhenti di Kelueahan, Anas Karno Minta Terhubung hingga RT/RW

Berita Terbaru