Anas Karno Marathon Hadiri Malam Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI Ke-78

avatar swaranews.com
Anas Karno di tengah masyarakat di malam tasyakuran HUT Kemersekaan RI Ke-78. /Foto: tim
Anas Karno di tengah masyarakat di malam tasyakuran HUT Kemersekaan RI Ke-78. /Foto: tim

Swaranews.com - Terus bergerak menyapa warga, memberikan motivasi, hingga memberikan bantuan kepada masyarakat terus tanpa henti dilakukan oleh Legislator Fraksi PDI Perjuangan DPTD Kota Surabaya,  Anas Karno.

Sejumlah kegiatan malam tasyakuran, yang digelar warga untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 78, pada Rabu (16/08/2023) tak luput dari kehadirannya.

Baca Juga: Dancuk Tuntut PWI Pusat Tegakkan Marwah Organisasi

Tempat yang dikunjungi antara lain perumahan Wisma Mukti Kelurahan Klampis Ngasem Kecamatan Sukolilo. Warga menyambut antusias kedatangan Anas Karno.

Acara malam tasyakuran yang berlangsung di pendopo RW 05 itu, menjadi ajang penyampaian berbagai masalah warga.

Ketua RW 05 Andi berharap kepada Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya tersebut, agar tidak bosan mendengarkan berbagai keluhan warga

"Selain malam tasyakuran, warga juga menggelar upacara bendera di halaman pendopo RW tepat tanggal 17 Agustus," pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya: Bikin Lomba yang Lebih Maju Tingkatkan Ekonomi Mandiri

Anas Karno juga mendapat sambutan antusias saat menghadiri gelaran malam tasyakuran oleh warga Rusun Keputih.

Caleg incumbent daerah pemilihan Surabaya 3 tersebut, disuguhi atraksi perguruan pencak silat. Dan berkesempatan membagikan hadiah kepada para pemenang lomba HUT RI.

"Saya bersyukur, warga dari semua strata sosial, dikampung maupun di perumahan elit, sangat antusias menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Kemerdekaan," ujar Anas Karno.

Baca Juga: Walikota Eri Cahyadi: Proyeksi Dari PKB Rp 1.2 Triliun

Tokoh penggerak UMKM Surabaya tersebut menambahkan, antusias warga ini menunjukkan rasa cinta tanah air, dan nasionalisme kebangsaan mereka, masih terpelihara dengan baik.

"Saya hanya ingin berpesan kepada warga, supaya tetap menjaga semangat guyub rukun, gotong royong dan rasa toleransi. Karena itu modal hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," tukasnya. (mar)

Editor : redaksi