Sigit Sosiantomo: Empat Pilar Kebangsaan Menyatukan Bangsa Indonesia

avatar swaranews.com
Sigit Sosiantomo saat menyampaikan materi empat pilar di Wonocolo Surabaya. /Foto: tim
Sigit Sosiantomo saat menyampaikan materi empat pilar di Wonocolo Surabaya. /Foto: tim

Swaranews.com–  Anggota KomisiV DPR RI, Fraksi PKS ,  Ir. H.  Sigit Sosiantomo, melaksanakan kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI , Sabtu, 29 Juli 2023 di aula pertemuan Gedung Tanmiyatul Iman, Jl. Ahmad Yani No.153 Gayungan Wonocolo Kota Suarabaya. Dihadiri oleh aleg Kota Surabaya, pengurus DPC hingga DPRa PKS Kecamatan Wonocolo Surabaya dan sekitarnya serta beberapa relawan dari berbagai kecamatan diantaranya kecamatan Keputih, Gunung Anyar, Sukomanunggal dan Lakarsantri sebagai tim sukses yang siap memenangkan PKS pada pemilu 2024. 

Sosialisasi Empat pilar merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh MPR yang bertujuan untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. NKRI harga mati adalah kita berbangsa satu yaitu Indonesia, akhlaq dibangun dengan wawasan yang luas tidak ada egosentris siapa yg lebih baik dari yg lain. Empat pilar ini diharapkan dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca Juga: KPU Kota Surabaya Gelar Bimtek Sosialisasi Tingkatt PPK Optimis Partisipasi Masyarakat Meningkat

"Maksud dipahami secara utuh adalah bagaimana kita sebagai bangsa Indonesia terus berpegang teguh dengan arah tujuan bangsa yang sudah dibungkus dengan sangat baik runtut dalam 4 Pilar kebangsaan yang sudah kita ketahui bersama," ujar Sigit.

Dia menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah agar masyarakat bisa lebih mengenal 4 pilar sebagai alat pemersatu bangsa. 4 hal ini adalah hal-hal yang tetap sepanjang zaman tidak berubah atau bias, kita dengarkan dengan istilah NKRI harga mati.

Tidak ada lagi perubahan. Tujuan negara sudah jelas, 4 harapan para pendiri bangsa dalam membentuk negara kesatuan repbulik Indoensia. Nilai-Nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Permusyawaratan dan Keadilan yang semuanya tercantum dalam Pembukaan UUD 1945," papar Sigit.

Oleh karena itu, lanjutnya,  semua Anggota terlebih Pengurus PKS, harus mencintai negara ini, memiliki kontribusi bersama dengan elemen bangsa lainnya untuk mencapai tujuan bangsa dan implementasi nilai-nilai yang ada dalam 4 pilar kebangsaan kita ini. 

Baca Juga: Hari Kesepuluh Coklit Pilkada 2024, 16 Juta Pemilih di Jatim Sudah Tercoklit

“Wujud PKS cinta NKRI dan memiliki semangat Kolaborasi adalah setiap anggota PKS harus siap bekerjasama dengan semua elemen bangsa dalam menghadirkan kebaikan di sekitar kita. Perjuangan yang paling tinggi adalah berani menyampaikan kebenaran,” tegasnya.

Sigit Sosiantomo menyatakan bahwa hukum tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah UUD 1945, Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Peraturan Daerah Provinsi, dan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota. 

"Ruh dari UUD 1945 itu sendiri adalah Pembukaan UUD 1945 dimana ada tujuan dan dasar negara Indonesia," ungkapnya.

Baca Juga: KPU Jatim Gebyar Coklit Serentak Satu Juta Pemilih Raih Rekor MURI

Sigit menambahkan, Pembukaan UUD 1945 adalah dokumen yang tidak boleh dirubah.

"Bukti kita cinta NKRI harus menghayati dan mengamalkan pembukaan UUD 1945,” jelas, Sigit yang juga merupakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS ini. (mar)

Editor : redaksi