Dewan Harapkan Surabaya Segera Lakukan Antisipasi Musim Hujan Cegah Banjir

Swaranews.com - Komisi C DPRD Kota Surabaya mengapresiasi positif atas kinerja Pemerintah Kota Surabaya dalam mengantisipasi musim hujan. Dengan pengerukan dibeberapa saluran pematusan. Kali atau sungai dan bozem bisa memperlancar aliran air.

Namun hal itu belum merata. Sebagian wilayah malah menjadi langganan banjir di tiap musim hujan akibat saluran yang mampet. Seperti disampaikan oleh Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Sukadar bahwa kinerja cerdas pemkot tidak diimbangi di wilayah lain misalnya di Sukomanunggal sisi box culvert ke selatan.
"Saluran di situ sudah lebar, tetapi belum ada pengerukan terhadap timbunan yang terjadi. Salah satu penyebabnya adalah menumpuknya enceng gondok disana," ujar Sukadar di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Kamis (9/11/2023) siang.

Baca Juga: Walikota Eri Cahyadi: Proyeksi Dari PKB Rp 1.2 Triliun

Legislator asal Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya ini menjelaskan, keberadaan enceng gondok ini jelas menahan lajunya air. Kalau sudah begitu, maka yang terjadi adalah luapan air yang akan menggenangi pemukiman masyarakat di wilayah tersebut. Tentu hal itu sangat merugukan masyarakat setempat.

Baca Juga: Abdul Ghoni MN: Kinerja Kadishub Surabaya Perlu Dievaluasi Terkait Temuan Walikota soal Parkir Liar

"Bisa dilihat di RW 01 ke RW 07 Simomulyo Baru. Masyarakat disana, mulai dari tokoh masyarakat, perangkat pengurus kampung baik RW dan RT selalu mengingatkan kepada kita terkait keluhan kuapan air disana. Bagaimana sevepatnya ditangani sehingga tak jadi wilayah langganan banjit di musim hujan," papar Sukadar.

Oleh karena itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya ini berharap pemerintah kota memberikan perhatiannya terhadap masyarakat di wilayah tersebut untuk segera melakukan tindakan sebagai upaya pencegahan terjadinya genangan atau banjir di wilayah Simomulyo baru dan sekitarnya.

Baca Juga: PKS Resmi Usung Eri Cahyadi Untuk Pilwali Surabaya 2024

"Sekecil apapun perhatian pemerintah, sungguh sangat berarti bagi masyarakat. Pemerintah Kota Surabaya  pasti sudah punya skala prioritas dan mana yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," tutup Sukadar. 

Editor : amar