Bawaslu Kota Surabaya Gelar Rapat Penguatan Kelembagaan PKD Pemilu 2024

Swaranews.com - Sebagai langkah persiapan pengawasan kampanye Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surabaya menyelenggarakan rapat penguatan kelembagaan Badan Pengawas Pemilu Kelurahan Se-Kota Surabaya.

 lPada kegiatan yang digelar selama dua hari dari 16-17 November 2023 tersebut, nenghadirkan narasumber eksternal dari komisioner Bawaslu Jatim A. Warits. Serta akademisi maupun praktisi dan penggiat Kepemiluan diantaranya, Agus Andi Subroto, Dosen FEB ITB Yadika Pasuruan dan peneliti di Lembaga Indopol Survey dan Consulting.

Baca Juga: DPRD Surabaya Support Pemkot Bangun Tanggul di Surabaya Barat

Menurut Anggota Bawaslu Kota Surabaya, Kordiv Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Teguh Suasono Widodo bahwa kegiatan ini diikuti oleh 153 Panwaslu Kelurahan Desa (PKD) se-Kota Surabaya.

  "Banyak ilmu yang akan bisa diambil dari para narasumber yang memiliki keahlian dan kompetensi yang sangat baik tentang kepemiluan dan pengawasan pemilu, baik yang dari internal Bawaslu Jatim maupun eksternal," ujar Teguh Suasono Widodo di Artotel TS Suites Hotel Surabaya, Kamis (16/11/2023).

Dia menyampaikan bahwa seluruh peserta diminta untuk mengikuti semua materi secara maksimal. Karena kegiatan ini sangat aplikatif dan penting untuk digunakan sebagai bekal dalam menjalankan tugas-tugas dan kerja-kerja pengawasan tahapan pemilu 2024.

Baca Juga: Ketua DPD PSI Surabaya Mengwasi Jalannya Rekapitulasi di Seluruh Kecamatan

"Selain itu, kegiatan ini juga sangat penting bagi peningkatan sumber daya manusia di lingkungan jajaran pengawas pemilu tingkat kelurahan desa," terangnya.

Teguh menegaskan, Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang akan kita hadapi begitu luar biasa kompleks. Maka dari itu, sebagai pengawas pemilu harus benar-benar maksimal dalam menyiapkannya. 

Baca Juga: TPS Unik di Cluster Raffles Garden Citraland

"Salah satunya melalui kegiatan Bimtek Pengawasan Pemilu 2024 yang kita laksanakan hari ini,” tutup Teguh Suasono Widodo.

 

Editor : amar