Anas Karno dihadiahi wayang Brontoseno usai Nobar debat Capres

Swaranews.com - Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Surabaya Anas Karno, menerima hadiah wayang tokoh Brontoseno alias Werkudoro atau yang biasa disebut Bima.

Wayang itu diserahkan Ahmad Mustawan Firdausi alias Awan, pelajar SMK di Surabaya usai nonton bareng acara Debat Capres Pemilu 2024, di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud yang berlokasi di kampung Panjang jiwo, pada Selasa (12/12/2023).

Baca Juga: Berkunjung Ke SMP Muhammadiyah 11 , Achmad Hidayat : Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

"Brontoseno adalah tokoh Pandawa yang gagah berani, berjiwa ksatria, sopan santun dan patuh kepada gurunya. Pak Ganjar-Pak Mahfud seperti Brontoseno. Begitu juga Pak Anas," jelas Awan didampingi kedua orang tuanya.

Awan berharap pemimpin bangsa dan wakil rakyat nanti selalu menjaga amanah. Membela kepentingan masyarakat dan selalu bersikap santun.

Lebih lanjut Awan mengatakan, wayang Brontoseno dibuatnya selama sebulan, menggunakan alat tatah wayang yang diberikan Anas Karno.

"Saya membuat wayang sejak kelas 6 SD sampai sekarang di SMK. Belajar otodidak dari you tube. Mungkin juga ini warisan kakek saya yang juga membuat wayang," ujarnya.

Baca Juga: Wakil Sekretaris DPC PDIP Sebut Coklit jamin hak demokrasi warga dalam Pemilu Kepala Daerah

Awan menjelaskan sudah banyak hasil karyanya. Ada yang dikoleksi, ada juga yang dijual.

"Dijualnya lewat on line dan off line. Pembelinya ada yang dari luar kota, ada juga yang dari luar pulau," terangnya.

Anas Karno mengapresiasi hasil karya Awan, karena tidak banyak remaja yang memiliki keahlian membuat wayang.

Baca Juga: Pansus Sepakat PDAM Surya Sembada Surabaya Tetap Perumda 

"Awan ini merupakan bukti bahwa masih ada anak muda yang merawat dan melestarikan kearifan budaya tradisional," jelasnya.

Wakil ketua Komisi B DPRD Surabaya tersebut menambahkan, selain melestarikan budaya tradisional, Awan juga menggerakkan industri kreatif.

"Saya berharap yang dilakukan Awan, menjadi inspirasi remaja di Surabaya. Sehingga makin banyak anak muda yang peduli akan budaya tradisional, sekaligus menjadi penggerak ekonomi khususnya dikeluarganya," pungkas Caleg incumbent PDIP untuk DPRD Surabaya, dari Dapil 3 nomor urut 3 tersebut.

Editor : amar