PT SIANTAR TOP,Tbk OPTIMIS MENINGKATKAN PENJUALAN DOUBLE DIGIT HINGGA AKHIR TAHUN 2024

Swaranews.com - PT Siantar Top Tbk, perseroan yang bergerak dalam industry mekanan ringan di Sidoarjo, Jawa Timur, optimis akan mampu meningkatkan penjualan double digit pada tahun 2024.

Direktur PT Siantar Top TBk, Suwanro, usai public ekspose di Surabaya, Selasa (25/6/2024) menegaskan, kendati dibayangi melemahnya daya beli masyarakat serta meningkatkan tarif pengiriman ke luar negeri, namun perseroan optimis mampu meningkatkan penjualan double digit.

Baca Juga: Hiburan dan Pasar Rakyat Semarakkan Opening Festival Peneleh 2024

Untuk itu, perseroan akan memperkuat jalur distribusi sehingga produk perseroan bisa menjangkau seluruh pelosok Indonesia terutama di wilayah Indonesia Timur.

Dia menyatakan, sejak akhir tahun 2023 pasar domestik mengalami tekanan melemahnya daya beli masyarakat, Hal ini terutama imbas melambatnya pertumbuhan ekonomi di tanah air.

Di sisi lain, menurut Suwanto, perseroan juga terus melakukan pengembangan produk baru terutama untuk produk makanan dengan harga RP 5000 ke atas.Hal ini untuk menyesuaikan kenaikan harga bahan baku akibat geo politik yang belum berakhir seperti perang Israel-Palestina dan Rusia-Ukraina.

Baca Juga: Kadin Kota Surabaya Jajaki Kerja Sama dengan DPD Partai Golkar

Sementara itu, Direktur Utama PT Siantar Top Tbk, Armin, menyatakan sekitar 30 persen bahan baku kita masih impor. Dlam berproduksi, kita stok bahan baku dalam jumlah besar sehingga Ketika terjadi gejolak dampaknya tidak terlalu besar
Armin mengaku, pasar domestik masih mendominasi penjualan perseroan sekitar 80% lebih sisanya untuk pasar ekspor. Selain dikirim ke negara-negara kawasan Asia juga ke Timur Tengah dan Kanada. Tahun 2024 perseroan akan mengedangkan sayapnya ke Amerika.

“Saat ini tantangannya biaya pengiriman ke luar negeri luar biasa akibat perang yang tidak kunjung berakhir. Jika sebelumnya hanya US$ 2000-3000 saat ini menjadi US$ 8000. Para mitra di luar negeri juga kami minta untuk melakukan stok jumlah besar untuk mengantisipasi situasi yang tidak menentu,” ujar Armin.

Baca Juga: Bukan Sekadar Wisata, Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Kota Lama Surabaya Sebagai Pengingat Sej

Kinerja perseroan selama kuartal pertama tahun 2024, perseroan membukukan penjualan sebesar RP1,21 triliun. Nilai tersebut menurun 2,88 % jika dibandingkan tahun sebelumnya perode yang sama yakni mencapai Rp 1,25 triliun.
Namun, laba perseroan justru mengalami peningkatan signifikan 110% yakni mencapai 504,96 miliar, sedangkan tahun lalu senilai RP 204,92 miliar.

“ Perseroan akan terus berupaya mencapai target pertumbuhan penjualan double digit. Pada tahun 2023 penjualan kami mencapai Rp4,77 triliun dengan laba bersih sebesar RP 917 miliar. Sekitar 83,7% diperoleh dari market domestik selebihnya 16,24 % disumbangkan pasar ekspor,” papar Armin. 

Editor : amar