IKA PMII Perjuangan soroti Fasilitas pendukung di area wisata Kota Surabaya

avatar swaranews.com
Ketua Fraksi PDIP-PAN, Budi Leksono (tengah) setelah audiensi dengan
Ketua Fraksi PDIP-PAN, Budi Leksono (tengah) setelah audiensi dengan

Swaranews.com - Ketua IKA PMII Perjuangan Unitomo M. Zahdi menyoroti minimnya fasilitas pendukung di beberapa titik area wisata Kota Surabaya. Salah satunya adalah ketersediaan toilet dan musholla.

Hal itu disampaikannya saat melakukan audiensi dengan Fraksi PDI Perjuangan - PAN DPRD Kota Surabaya di Jalan Yos Sudarso Surabaya. Mereka ditemui langsung oleh Ketua Fraksi PDIP - PAN, H. Budi Leksomo, S.H., didampingi dr. Hj. Zuhrotul Mar'ah (PAN) dan H. Abd. Malik (PDIP).

Baca Juga: Komisi A DPRD Surabaya Minta Penanganan Kasus Pungli SWK Tambak Wedi Sesuai Prosedur Birokrasi

"Satu lagi adalah lahan parkir. Kalau Pemkot Surabaya sudah menyediakan lahan parkir, semestinya tidak ada lagi yang parkir di area wisata tersebut," ungkap Zahdi, Selasa (5/11/2024)

Dia mencontohkan di sepanjang jalan Tunjungan yang sudah menjadi ikon mlaku-mlaku nang Tunjungan. Zahdi menyayangkan banyaknya mobil maupun motor yang diparkil sepanjang jalan. Sehingga nenimbulkan kemacetan dan tidak estetik.

"Terutama di akhir pekan, banyak mobil parkir di tepi jalan. Estetika budaya dan bangunan tuanya jadi tak terlihat, malah macet," keluhnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP-PAN, H. Budi Leksono langsung menyatakan sepakat dengan apa yanh disampaikan Zahdi. Untuk itu Budi Leksono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan kajian agar sepanjang jalan tunjungan bersih dari kendaraan parkir, baik roda dua maupun roda empat.

Baca Juga: Fraksi PKS Soroti Kinerja APBD 2025, Bang Jo: BUMD dan Parkir Tak Capai Target, Lampu Kuning Pengelolaan APBD Surabaya

"Saya sepakat, kita akan kaji, cari formulasinya agar di sepanjang Jalan Tunjungan bersih dari mibil maupun sepeda motor. Sehingga masyarakat betul-betul bisa menikmati jalan-jalan atau mlaku-mlaku nang Tunjungan tersebut," ujar Budi Leksono.

Terkait ketersediaan fasilitas di area wisata juga menjadi perhatian anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya tersebut. Budi Leksono berjanji akan menyampaikan hal tetsebut kepada OPD terkait agar segera ditindak lanjuti.

Hal yang sama juga disampaikan oleh H. Abd. Malik bahwa pihaknya akan melakukan pengamatan lapangan untuk menjadi bahan acuan saat berkoordinasi dengan dinas terkait.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Layanan RSUD Soewandhie Terkait 8 Korban Ricuh di Konser Denny Denny Caknan

"Harusnya memang ada musala dan toilet. Minimal dalam radius berapa meter dan harus mudah dijangkau," terangnya.

Zuhtotul Mar'ah, politisi perempuan dari PAN menyebutkan bahwa sebenarnya Pemkot Surabaya sudah menyediakan lahan parkir. Cuma terkadang masyarakat sendiri belum terbiasa jalan kaki dalam jarak yang agak jauh.

"Saya setuju area parkir ditata sedemikian ripa. Sehingga estetika wisatanya bisa dinikmati. Tetapi kita juga harus mengedukasi masyarakat agar bersedia berjalan kaki dalam jarak tertentu," tegasnya.

Berita Terbaru