Swaranews.com – Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Rakyat (Gempar) Jawa Timur, M. Zahdi, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 di Jawa Timur yang berlangsung aman dan kondusif. Ia menilai situasi ini mencerminkan kuatnya harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat di provinsi tersebut.
"Jawa Timur itu sangat kompleks, dengan beragam agama, budaya, dan tradisi. Namun, keberhasilan Nataru yang aman ini menunjukkan bahwa masyarakat Jatim memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan mampu menjaga inklusivitas," ujar M. Zahdi, Rabu (1/1/2025)
Baca Juga: Gempar Jatim Soroti Transparansi Pengadaan Pompa Air, Gelar Aksi di DLH dan Balai Kota Surabaya
Zahdi menjelaskan, karakter masyarakat Jawa Timur yang menjunjung tinggi nilai gotong royong menjadi faktor utama terciptanya keamanan selama momen besar seperti Nataru. Ia juga menyoroti peran pemerintah daerah dan aparat keamanan yang berhasil menjaga stabilitas di tengah potensi konflik yang mungkin muncul.
"Ini bukan kerja satu pihak saja. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat adalah kunci suksesnya Nataru yang aman di Jawa Timur," tambahnya.
Lebih lanjut, Zahdi menegaskan bahwa keberagaman di Jawa Timur justru menjadi kekuatan dalam membangun harmoni sosial. Tradisi saling menghormati dan menjunjung inklusivitas yang telah mendarah daging menjadi fondasi penting bagi suasana kondusif selama perayaan Nataru.
Baca Juga: Gempar Jatim: Inspektorat Mandul
"Kami di Gempar Jatim akan terus mendukung upaya memperkuat keberagaman ini. Inklusivitas dan harmoni adalah aset terbesar yang harus kita jaga bersama," tegasnya.
Zahdi berharap keberhasilan ini bisa menjadi contoh positif bagi daerah lain di Indonesia. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat toleransi dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Baca Juga: Suksesi Koni Surabaya Harus Transparan
"Keberagaman bukan hambatan, melainkan kekuatan. Kalau kita bisa menjaga ini, Jawa Timur akan menjadi provinsi yang lebih solid dan harmonis," tukakas Zahdi.
Editor : amar