Swaranews.com – Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri menghadiri Rapat Komite Pengarah (Steering Committee/SC) Program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA), beberapa waktu lalu.
Program kerja sama dengan Pemerintah Australia ini bertujuan mempercepat pengurangan kemiskinan dan ketimpangan wilayah dengan meningkatkan akses layanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan, khususnya di daerah tertinggal.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Perkuat Efisiensi Anggaran dan Inovasi Digital
Pada pertemuan tersebut dibahas evaluasi dan rencana penyesuaian tata kelola Program SKALA. Beberapa aspek utama yang diusulkan mencakup peningkatan efektivitas dan efisiensi tata kelola, penyesuaian prioritas program sesuai kebijakan nasional, serta penguatan koordinasi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis ,(27/3/2025), Dirjen Bina Bangda Restuardy Daud menyampaikan prioritas yang akan menjadi fokus Ditjen Bina Bangda dalam pelaksanaan Program SKALA yaitu penguatan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di daerah serta peningkatan pendataan dan perencanaan pembangunan daerah.
Baca Juga: Fasad Toko Nam Embong Malang Ternyata Replika Kini Resmi Dibongkar
Untuk mendukung implementasi program, telah dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) di tingkat pusat dan Komite Program Provinsi (PPC) di daerah, yang bertanggung jawab atas perencanaan dan koordinasi.
Program SKALA memiliki struktur kelembagaan yang jelas, dengan peran masing-masing pihak dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas program.
Baca Juga: Surabaya Genjot Literasi Statistik Lewat Kelurahan Cantik 2026
Di tingkat pusat, Pokja dibagi dalam tiga bidang utama: regulasi dan kebijakan layanan dasar, teknis penyediaan layanan di daerah, serta partisipasi pembangunan inklusif. Sementara di tingkat provinsi, Komite Program diketuai bersama oleh Sekretaris Daerah Provinsi dan perwakilan Kedutaan Australia. (mar)
Editor : redaksi