Swaranews.com — Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menegaskan pentingnya etika dan integritas bagi para pendakwah muda di era digital. Hal ini disampaikan dalam arahan pentingnya pada kegiatan Dirosah Wustho PW MDS Rijalul Ansor yang berlangsung di Pondok Pesantren At-Taufiq, Robatal, Sampang, pada Jumat, 15 November 2025.
Kegiatan kaderisasi lanjutan yang diikuti oleh para gus, lora, dan ulama muda dari berbagai daerah di Jawa Timur ini menjadi sorotan utama bagi Musaffa untuk menyampaikan pesan tentang tanggung jawab moral seorang penyampai risalah agama.
Etika, Cerminan Martabat Dakwah
Musaffa Safril menekankan bahwa seorang pendakwah adalah figur publik yang selalu menjadi sorotan umat. Oleh karena itu, setiap sikap, gerak, dan ucapan bukan lagi sekadar perilaku pribadi, tetapi cerminan martabat dan nilai dakwah yang dibawa.
“Pendakwah tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menunjukkan akhlak. Etika adalah pakaian dakwah, dan bila itu terciderai, maka marwah agama ikut terluka,” tegasnya.
Beliau juga menyoroti kompleksitas tantangan dakwah di era digital. Menurutnya, pendakwah muda saat ini wajib memperkuat kapasitas intelektual, spiritual, dan moral agar mampu menjawab kebutuhan umat secara arif dan menenangkan, alih-alih menimbulkan kegaduhan.
Baca Juga: PW GP Ansor Jatim Apresiasi Bea Cukai dan BNN Bongkar Penyelundupan 3.3 Ton Ganja asal Thailand
Penguatan Kapasitas Melalui Kaderisasi
Musaffa menjelaskan bahwa Dirosah Wustho dirancang sebagai jenjang kaderisasi lanjutan yang memiliki fungsi lebih dari sekadar ruang belajar teori. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembentukan kedewasaan sikap dan kecakapan metodologi dakwah.
“Jenjang kaderisasi ini menjadi penguat kapasitas para penggerak dakwah, khususnya para kiai muda di lingkungan Ansor Jawa Timur, agar dapat menjalankan perannya dengan lebih matang, berwibawa, dan bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Baca Juga: Ansor Jatim Gelar Ecomomic Forum 2026
Di akhir arahannya, Ketua PW GP Ansor Jatim itu berharap kader Rijalul Ansor mampu tampil sebagai duta dakwah yang menguatkan moderasi beragama, menjaga kerukunan, serta menghadirkan wajah Islam yang ramah dan mencerahkan (Islam Nusantara).
Kegiatan Dirosah Wustho di Robatal ini menjadi komitmen nyata Ansor Jawa Timur dalam menyiapkan generasi pendakwah muda yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas, siap hadir di garda depan dakwah yang beradab dan berkemajuan. (Mar)
Editor : redaksi