Swaranews.com - Komunitas Guru Penulis Sidoarjo (KGPS) kembali meluncurkan buku Antologi Puisi berjudul "KUKENANG SIDOARJO".
Peluncuran buku KGPS ke 14 ini berlangsung di Cafe Limasan Sidoarjo, Sabtu (7/2/2026) diwarnai Talk Show bertajuk "Merawat Potensi Diri" dengan moderator Tri Luki, Wakil Ketua KGPS.
Nara sumber Christine Wu, motivator dan pemerhati literasi menekankan pentungnya merawat potensi diri melalui hubungan antar insan yang sevisi atau kebiasaan yang searah.
Baca Juga: Perang Bandeng dan Urang dalam Besutan di Sidoarjo
"Untuk merawat dan mengembangkan potensi diri carilah mitra yang bisa membahagiakan bukan membahagikan," ujarnya.
Christine menyampaikan, buatlah diri kita selalu bahagia, dengan selalu bahagia potensi diri akan selalu mengalir dan menggapai kesuksesan.
Sekretaris KGPS dalam sambutannya mengungkapkan, Buku Antologi Puisi "Kukenang Sidoarjo" disamping untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi Sidoarjo ke 167 juga mendorong minat guru dan siswa untuk berkreasi di bidang sastra puisi.
Baca Juga: Komunitas Guru Penulis Sidoarjo (KGPS) Marhaban Berbagi Merenda Kasih Bersama Anak Panti Asuhan
"Kami dalam buku ke 14 ini selain memuat karya puisi guru KGPS juga puisi karya peserta siswa dari jenjang SD hingga SMA," ungkap Tatik sapaan Suhartatik yang purna tugas guru dari SMP PGRI 10 Candi Sidoarjo.
Tatik menyebutkan bahwa materi puisi menggambarkan potensi Sidoarjo yang memiliki kekhasan dan layak dikenang dalam nuansa kreasi puisi.
Ketua Dewan Kesenian Sidoarjo (DEKESDA), Ribut Wiyata menyambut gembira semangat para guru yang tergabung dalam KGPS untuk terus menulis karya puisi.
Baca Juga: Pengelolaan Anggaran dan Pajak Surabaya Jadi Rujukan Pemkab Sidoarjo
"Saya berharap para guru dalam berkreasi yang menggapai buku ke 14 ini terus meningkatkan potensinya menulis puisi," tandasnya.
Dalam peluncuran Buku setebal 220 halaman itu dengan 15 penulis KGPS,16 siswa, 7 penulis tamu, berlangsung sederhana dan khidmat, dimarakkan penampilan tari Lundayor dan Kepis Ronjot Sanggar Sekar Budaya Sidoarjo. Tidak kalah menariknya para guru dan siswa membacakan karya puisinya. (Kris)
Editor : redaksi