Peluncuran Buku Antologi Puisi dan Catatan Alumni Stikosa AWS Lintas Angkatan Kawah Pena Hebat

avatar Amar
Alumni Lintas Angkatan Stikosa AWS. (Kris)
Alumni Lintas Angkatan Stikosa AWS. (Kris)

Swaranews.com - Peluncuran Buku Antologi Puisi dan Catatan Alumni Stikosa-AWS Lintas Angkatan "KAWAH PENA HEBAT(KPH)".di Delima Restauran Quds Royal Hotel kawasan Ampel Surabaya berlangsung
semarak, khidmad penuh makna. 

Perhelatan peluncuran buku bersamaan Festifal Pecel Pincuk Surabaya ini, dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Wartawan Surabaya Imawan Mashuri, Mahasiswa angkatan 1970 yang kini juga Dosen Stikosa-AWS Zainal Arifin Emka, Dosen AWS Kampus Kapasari  Siti Andarini.
Disamping para penulis puisi dan Catatan KPH diantaranya Amang Mawardi (1975),Mushadi (1976),Karsono.Buyung dan Riamah Daulat(1979),Sasetya; Dony,Filaana Macda, Nur Hidayah (1982), Nowo S
,Bambang EKo, Ida Nursanti, An Legowo(1983),  Tri Dyah S, Titik Mujiana, Hery Siswanto (1981) Arie Buari (1984). 

Baca Juga: Culture Night Dimeriahahkan 14 Delegasi Dalam dan Luar Negeri

Ketua Yayasan Pendidikan Wartawan Surabaya Imawan Mashuri menyambut gembira kegiatan silahturrahmi sekaligus peluncuran buku kumpulan Puisi dan Catatan karya alumni STIKOSA-AWS Lintas Angkatan KPH. 

"Mari kita teruskan aktivitas positiv ini,selama kita diberi umur panjang oleh Sang Khalik,terlebih dengan mewujudkan karya seperti kumpulan buku puisi KPH," pinta Imawan yang tercatat mahasiswa  AWS angkatan  1980. 

Pria yang dikenal sebagai Pengusaha industri media ini mengingatkan, alumni Stikosa-AWS perlu tetap memiliki kepekaan sosial,rasa tanggungjawab dan kejujuran. 

"Berkumpulnya para alumni ini, bukti masih mempunyai tanggunghawab pada almamaternya," tandasnya. 

Staff Pengajar Stikosa-AWS era kini Zainal Arifin Emka sangat bersyukur Alumni Stikosa-AWS kampus Kapasari.mampu menerbitkan buku paduan karya sastra puisi dan Esay populer merupakan aktualisasi tak ternilai. 

Baca Juga: Reog Purbaya Surabaya Sabet Tiga Besar Nasional FNRP 2026

"Karya yang dibukukan bukan hanya monumental tapi akan dikenang anak cucu," ujar Zainal.Emka yang pernah menjadi Redaksi Pelaksana harian Sore Surabaya Pos dan Ketua Stikosa-AWS era 2010 an. 

Andarini yang saat di AWS merangkap 
mengajar di Unair memiliki kesan, mahasiswa AWS Kampus Kapasari meski banyak bekerja namun mempunyai kedisiplinan dalam.mengikuti proses perkuliahan. 

"Ya setelah bekerja mungkin lelah,tapi tetap berkonsentrasi,sehingga kebanyakan nilai.mata pelajaran saya, bagus-bagus dan ternyata banyak jadi orang hebat," ungkapnya. 

Kris Mariyono selaku penggagas Penerbitan buku KPH berkeinginan agar para alumni Stikosa-AWS Lintang terus berkarya sambil memperat tali silahturrahmi. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026, Cetak Generasi Muda Hindu Berkarakter dan Peduli Lingkungan

General Manager Quds Royal Hotel Pungki Kusuma sangat merespon upaya para alumni Stikosa-AWS Lintas Angkatan 
untuk.menggalang kebersamaan lewat disiplin ilmu yang pernah dipelajari di kampus AWS Kapasari dalam bentuk karya buku. 

"Memang hebat,layak diacungi. hebat, kendati sudah berusia senja," tuturnya singkat. 

Acara peluncuran bukj setebal 245 halaman ini, dimeriahkan Kroncong Guyub Rukun+Arul ,dan performance art dalang cilik Jalu Wiwoho dengan lakon "Dalang Hoax"  (krs)

Berita Terbaru

Peristiwa,

Disdukcapil Genjot IKD

Swaranews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi administrasi kependudukan, baik melalui