PW GP Ansor Jatim Apresiasi Bua Cukai dan BNN Bongkar Penyelundupan 3.3 Ton Ganja asal Thailand

avatar Amar
Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, (tim)
Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, (tim)

Swaranews.com – Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan membongkar penyelundupan 3.371,4 kilogram atau sekitar 3,37 ton bunga/pucuk cannabinoid marijuana (ganja) asal Thailand di Pelabuhan Internasional Tanjung Priok.

​Pengungkapan besar tersebut merupakan buah dari operasi gabungan yang berhasil mengendus modus penyamaran (false concealment). Jaringan ini mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan narkotika di dalam koper dan gulungan matras lateks.

Baca Juga: Ansor Jatim Gelar Ecomomic Forum 2026

​Operasi yang dikembangkan hingga ke wilayah Gresik dan Purwakarta tersebut berhasil mengamankan barang bukti total 3,37 ton ganja. Lewat tangkapan ini, aparat diperkirakan sukses menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

​"Keberhasilan ini adalah bentuk nyata penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman narkotika. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai dan BNN RI atas kerja profesional, sinergis, dan tanpa kompromi dalam membongkar jaringan internasional ini," ujar Musaffa Safril dalam keterangan tertulisnya di Surabaya.

​Pria yang akrab disapa Safril ini menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak boleh mengenal kata kompromi. Menurutnya, siapa pun yang menjadikan generasi muda sebagai sasaran bisnis haram tersebut merupakan musuh bangsa.

Baca Juga: GP Ansor Jatim Apresiasi Capaian Pemerintah dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

​Oleh karena itu, PW GP Ansor Jawa Timur menyatakan dukungan penuh bagi aparat penegak hukum untuk memburu dan memutus seluruh mata rantai jaringan narkotika hingga ke akarnya.

​"Kami mendukung penuh langkah aparat untuk mengejar dari pelaku lapangan hingga aktor intelektual di balik jaringan ini," tegasnya.

Baca Juga: PW GP Ansor Jatim Desak Evaluasi BUMD Berujung Aksi Nyata, Bukan Sekadar Rekomendasi

​Melalui momentum ini, Safril juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kader Ansor dan Banser di Jawa Timur, untuk memperkuat ketahanan sosial. Ia meminta kader di daerah aktif melakukan edukasi dan meningkatkan kepedulian terhadap bahaya narkoba di lingkungan masing-masing.

​"Menjaga generasi dari narkotika adalah ikhtiar menjaga masa depan Indonesia. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar narkoba di negeri ini. Melindungi generasi bangsa adalah harga mati," pungkas Safril. (mar)

Berita Terbaru