Modul PETRAVERSE Sasar Mahasiswa Generasi Z dan A Agar Tak Bosan

avatar swaranews.com
Beberapa mahasiswa saat mencoba modul Petraverse di virtual laboratory UK Petra. (Restu)
Beberapa mahasiswa saat mencoba modul Petraverse di virtual laboratory UK Petra. (Restu)

Swaranews.com - PETRAVERSE, sebuah program Learning Management System (LMS) gamification karya Petra Digital Institute UK Petra telah diresmikan bersamaan dengan hadirnya Virtual Reality Laboratory di Gedung W lt. 3 Kampus UK Petra, Kamis 28 Juli 2022.

Ketua Tim Petra Digital Institute UK Petra Dr. Felix Pasila mengatakan ini untuk mencreate sebuah modul pembelajaran yang telah dipersiapkan untuk masa depan, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha.

"Mereka sangat visual dan mudah bosan dalam belajar. Sehingga kita harus membuat modul itu seperti dia bermain game. Kalau dia bermain game 2-3 jam pun tidak ada masalah," kata Felix.

Modul PETRAVERSE sendiri menyediakan sistem pembelajaran asinkronus secara digital dengan empat konsep yaitu Virtual Novel, Komik Interaktif, Role-Playing Game dan Virtual Reality. Semuanya menerapkan metode gamifikasi dengan teknologi imersif mulai dari Faction, Leaderboard hingga Skill card.

"Karena itu mindset kita sebagai penyedia modul (dosen atau programmer) juga berpikir bahwa bagaimana modul kita juga bisa interaktif. Caranya adalah kita membuat sebuah platform yang bisa dimasukkan modul. Orang lain juga bisa masuk ke dalam dan tidak hanya mendownload modul lalu keluar, tapi dia bermain di situ," paparnya.

Fekix mengatakan, dengan begitu, mahasiswa tidak hanya sekedar belajar di online digital saja, tetapi ini juga akan membuat para mahasiswa lebih memahami materi dengan lebih fun dan interaktif karena dikemas dalam bentuk bermain permainan atau game.

"Tak hanya itu, dalam PETRAVERSE juga menyampaikan tes dalam bentuk permainan. Hasil tes akan berbentuk skor pada 13 kemampuan umum yang diukur dalam PETRAVERSE, yang berguna untuk pekerjaan di masa depan," ungkapnya.

Felix menyebutkan bahwa platform ini sangat bebas karena bisa dimainkan dimana saja dan ambil modul apa saja. Kemudian di situ mereka juga bisa bertemu teman-temannya.

"Kita sebut Faction, jadi dia bisa menyelesaikan sesuatu itu bersama-sama teman. Dengan demikian dalam teamnya itu dia mendapat semacam Leaderboard atau penghargaan," tuturnya.

Fekix menyampaikan bahwa nantinya mahasiswa yang memainkan modul ini tidak harus punya alat Virtual Reality. Bagi mereka yang tidak punya alat, bisa memainkannya lewat laptopnya masing-masing.

"Karena laptop kan masih 2D, kalau Virtual Reality kan fitur 3D, pun demikian bagi mereka yang sudah punya alat juga masih bisa main di laptop," ia memastikan.

PETRAVERSE sendiri telah diuji coba secara langsung pada mahasiswa semester 5 dan 6. Sementara total ada 10 mata kuliah yang dapat dimainkan saat ini yaitu Pancasila, Kalkulus, Soft Skills Test, Bahasa Inggris, Agama, Pajak, Technopreneurship, Akuntansi Manajemen, Virtual Reality Technology, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

“Merasa belajar lebih menyenangkan, karena ada alur ceritanya, bisa lebih mudah memahami materi, meskipun berupa hitungan, karena dijelaskan secara detail mengenai perhitungan yang ada di modul,” kata mahasiswi Business Management Program, Stella R. Gomaz setelah mencoba belajar melalui PETRAVERSE. (res)

 

Berita Terbaru