Swaranews.com - Novi Basuki lulusan Hua Qiao university dan Xiamen university dan di kampus dr Sun Yat Sen menyampaikan keunggulan bahasa mandarin diantaranya membuat otak lebih cerdas, hurufnya menggunakan simbol atau bahasa gambar lalu suku katanya padat tapi kaya akan makna memiliki arti yang luas.
Hal itu disampaikannya dalam talkshow yang mengangkat topik "Mengapa perlu belajar bahasa Mandarin". Pembicara lain yang hadir, Novita Santoso pengajar bahasa Mandarin kampus Machung dengan moderator Murphin J Sembiring rektor universitas Machung Malang. Hadir pula Datuk Frankie CT Liew president sabah china chamber of commerce.
"Bahasa mandarin sebagai bahasa internasional kedua di dunia memiliki banyak tutor dan atau penerjemah, karena dipakai bahasanya di banyak negara di dunia dan terhebat,' tutur Novi Basuki dari ponpes Nurul Jadid Probolinggo ini, kemarin.
Dia menyebutkan, saat ini, Tiongkok menjadi negara adikuasa di dunia dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat meskipun krisis ekonomi dunia melanda.
Novita Santoso pengajar bahasa mandarin kosa kata memiliki keajegan seperti kue mandarinnya pao, bakpao, mien pao dan lainnya. Hebatnya dalam satu kalimat bahasa mandarin hanya 2-3 suku kata dibandingkan bahasa Inggris abjadnya lebih banyak.
"Penggunaan bahasa mandarin harus tepat subjeknya," bebernya.
Uniknya, penampilan anak sekolah dasar dari yayasan masjid Cheng Hoo pimpinan Haji Nur Awi sangat fasih membaca puisi, berpidato dan menyanyi dalam bahasa mandarin. (sun/bai)
Baca Juga: KPPRA Indonesia Apresiasi Pelaksanaan MPLS di Kota Surabaya
Editor : redaksi