Bang Udin: Bukan Janji Tapi Pembuktian dalam Aksi Nyata

avatar swaranews.com

Swaranews.com - Sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Demokrat Kota Surabaya dari daerah pemilihan (dapil) 2,  yang meliputi Kecamatan Tambaksari, Kecamatan Semampir, Kecamatan Pabean Cantian dan Kexamatan Kenjeran, Muhammad Saifuddin tak ingin menebar janji.

"Tentu saya sadar diri bahwa saya mencalonkan sebagai anggota DPRD bukan sebagai Walikota yang memiliki kewenangan mengeksekusi kebijakan. Tapi minimal bahwa saya bisa melakukan kewenangan legislasi yakni pembuatan undang-undang atau peraturan daerah dan budgeting atau anggaran serta controling yakni pengawasan," tuturnya, Kamis (15/6/2023) di Jalan Kenjeran, Surabaya.

Muhammad Saifuddin mrnyampaikan bahwa apa yang akan dilakukan untuk masyarakat itu bukan janji. Karena dirinya bukan tipologi politisi yang suka berjanji.

"Tetapi yang sering saya berikan adalah pelayanan aksi nyata sebagai bukti. Bahkan sebelum saya ditakdirkan oleh Allah menjadi anggota DPRD Kota Surabaya, pembuktian ini sesuai dengan kapasitas dan kemampuan saya. Pertama adalah bidang kesehatan. Kedua tetkait kewargaan," terangnya.

Pria yang akrab disapa Bang Udin ini menyebutkan, ketika bicara tentang kesehatan dirinya tentu tidak bicara tentang sosialisasi kesehatan. Namun Dia langsung melakukan pendampingan.

Baca Juga: Partai Demokrat Surabaya Bagikan Setibu Paket Daging Kurban

"Sebetulnya karena banyak masyarakat yang tidak memahami tentang peraturan tentang BPJS saya ambil contoh kemarin ada warga yang kemudian meninggal dunia dari jam 5 sore sampai jam 2 pagi itu tidak boleh keluar dari Rumah Sakit dr. Soewandhie, karena karena BPJS-nya tidak aktif. Sehingga sama Rumah Sakit dimintai umum, harus harus bayar," papar Bang Udin.

Baca Juga: Targetkan Kejayaan di 2029, Demokrat Surabaya Perkuat Struktur dan Kerja Nyata

Mengetahui hal itu, Dia hadir untuk menjelaskan kepada pihak rumah sakit bahwa keluarga Almarhum adalah warga Kota Surabaya yang tidak mampu. Akhirnya jenazah diijinkan keluar dari RS. Soewandhie tanpa harus bayar sepeserpun.

"Alhamdulillah sudah terselesaikan dan besoknya ketika jenazah sudah keluar, saya urus bpjs-nya yang tidak aktif dan Alhamdulillah aktif," terang Bang Udin.

Politisi muda yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris BPOKK DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini menegaskan bahwa dirinya juga melakukan pendampingan terkait BPJS mandiri ke PBI. Termasuk pada warga yang BPJS-nya memiliki tunggakan.

"Sebetulnya ditataran Pemerintah Kota Surabaya sudah selesai. Tapi terkadang memang sosialisasi yang masih kurang sampai hingga ditataran paling bawah," ungkap Bang Udin sapaan akrab Muhammad Saifuddin. (mar)




Berita Terbaru