Mahfudz Dapati Keluhan Warga Soal Program Pelatihan Kerja Surabaya

avatar swaranews.com
Mahfudz, Sekretaris Komisi B (tengah, hem putih) saat sambang warga RW 06 Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya. /Foto: tim
Mahfudz, Sekretaris Komisi B (tengah, hem putih) saat sambang warga RW 06 Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya. /Foto: tim

Swaranews.com - Bertemu dengan wakil rakyat, takdisia-siakan oleh masyarakat untuk menyampaikan keluhannya. Kali ini mereka mengeluhkan program pelatihan kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Sebab, program yang digagas untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Surabaya tersebut hanya masih sebatas pemberian pelatihan belaka tak ada tindak lanjut setelah adanya pelatihan.

Keluhan warga tersebut disampaikan saat mereka bertemu dengan Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mahfudz. Dia memang sedang melakukan sambang warga di RW 06 Baratajaya, Kecamatan Gubeng Kota Surabaya.

Baca Juga: Hotline Warga Jangan Berhenti di Kelueahan, Anas Karno Minta Terhubung hingga RT/RW

Mahfudz menceritakan bahwa dalam kesempatan tersebut warga mengadukan nasibnya yang tak kunjung memiliki pekerjaan setelah mengikuti program pelatihan kerja oleh Pemkot Surabaya.

"Salah satunya adalah tidak adanya distribusi ke perusahaan atau tempat kerja bagi warga yang telah mengikuti pelatihan-pelatihan kerja yang di lakukan Pemkot," ujar Mahfudz, Selasa (29/08/2023) malam.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Lurah hingga OPD Respons Serius Semua Sidak Wali Kota Eri Cahyadi

Legislator asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Surabaya ini menambahkan jika warga selama ini berharap dan menanti namun hingga kini belum ada output yang diterima oleh warga.

"Jadi setelah pelatihan tidak ada out putnya. Jadi, tidak ada follow up lagi setelah pelatihan. Ini yang mereka keluhkan," terang Mahfudz.

Baca Juga: Perwakilan RT-RW Tambak Wedi Serahkan Surat Permohonan Hearing ke DPRD Surabaya

Mendapati ,keluhan warga tersebut, Mahfudz menegaskan bahwa dirinya akan mengkomunikasikan kepada pihak OPD dan atau instansi terkait. Dia berharap dapat segera menemukan solusi terbaik agar keluhan warga Baratajaya itu ada solusi terbaik.

"Kita kawal dan akan kita komunakasikan kepada Pemkot. Sepeti apa sebenarnya program tersebut dan bagaimana solusinya nanti kita carikan," tutup Mahfudz. (mar)

Berita Terbaru