KPU Surabaya Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024 ke 31 Kecamatan Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

avatar swaranews.com
Subairi Komisioner KPU Kota Surabaya saat menyampaikan laporannya dalam Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024. /Foto: Amar
Subairi Komisioner KPU Kota Surabaya saat menyampaikan laporannya dalam Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024. /Foto: Amar

Swaranews.com - KPU Kota Surabaya menyelenggarakan Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024 dengan tema "Surabaya Kota Pahlawan". Oleh karenanya, seluruh komisioner san jajarannya mengenakan baju kepahlawanan dan baju adat nusantara.

Selain itu, juga dulakukan Deklarasi Pilkada serentak 2024 di Jawa Timur yang di hadiri oleh Forlopimda Kota Surabaya dan seluruh perwakilan pengurus partai politik di Kota Lama Surabaya.

Baca Juga: Rotasi 32 ASN Pemkot Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lakukan Penyegaran Birokrasi hingga Evaluasi Kasus Pungli

"Kirab ini merupakan puncak dari kabupaten/kota. Untuk Kota Surabaya ini terakhir. Mulai tanggal 8 sampai 11 Oktober 2024," ujar Subairi, Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Selasa (8/10/2024) di Jalan Rajawali, Surabaya.

Dia menyampaikan setelah ini, di tanggal 9 sampai 11 Oktober 2024 KPU Kota Surabaya akan keliling ke 31 kecamatan. Hal itu dalam rangka memastikan bahwa PPK itu sudah siap lahir batin.

Baca Juga: Pemkot Surabaya dan Densus 88 Perkuat Perlindungan Anak di Sekolah

"Sudah siap melakukan sosialisasi ke masyarakat, terjun langsung mengajak maayarakat untuk datang ke TPS pada Rabu 27 November 2024 untuk menggunakan hak pilihmya.

Termasuk ke sekolah-sekolah dan kampus. Itu sudah menjadi program kami, ada KPU go to school, KPU go to campus. Bahkan KPU go to Pesantren. Hal itu melalui sosialisasi. Salah satu contoh kemarin kita lakukan di Unesa. Setelah itu akan kita laksanakan di Unair," terangnya.

Baca Juga: Perkuat Keamanan Siber, Pemkot Surabaya Perpanjang Kerja Sama dengan BSSN hingga 2030

Subairi menegaskan bahwa untuk ke sekolah-sekolah sudah banyak. Bahkan tidak hanya KPU yang datang ke sekolah-sekolah. Namun ada beberapa pelajar yang datang ke KPU Kota Surabaya yang melakukan kunjungan untuk menanyakan secara langsung terkait Pilkada Serentak 2024.

"Karena di Pilkada kali ini bedanya dengan Pilkada 2020 itu hanya memilih Walikota dan Wakil Walikota saja. Sedangkan di Pilkada Serentak 2024 ini, kita selain memilih Walikota dan Wakil Walikota, juga memilih Gubernur dan Wakil Gubernur," tuntasnya.

Berita Terbaru