Swaranews.com - Sejumlah Kepala SMA, SMK dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri mengikuti
Workshop Peningkatan Kompetensi. Kegiatan ini berlangsung pada 20 sampai 21 Desember 2024 di Hotel Purnama Kota Batu.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Adi Prayitno, S.Pd., MM menyampaikan bahwa kegiatan ini diikiuti oleh kepala sekolah SMA, SMK dan SLB Negeri dan swasta di wilayah kediri.
Baca Juga: Samsat Kota Kediri Tingkatkan Pelayanan Cepat, Ramah dan Profesional
Latar belakang dari pelaksanaan kegiatan tersebut yang pertama adalah perlunya kekompakan dan kebersamaan antara sekolah satu dengan lainnya, diantara sekolah dengan cabang dinas pendidikan wilayah kediri," ujar Adi Prayitno, kemarin.
Dia menyebutkan, kedua, tugas kepala sekolah kedepannya semakin berat, banyak hal dari eksternal yang menyebabkan kinerja kepala sekolah tidak maksimal dan ketiga, perlunya perencanaan yang matang agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan di setiap sekolah.
Baca Juga: Pelayanan Samsat Keduri Semakin Fleksibel
Dalam sambutan dan arahannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, DR. Aries Agung Paewai, S.STP., MM. menekankan bahwa Kepala Sekolah merupakan pioner untuk membawa sekolah ke arah yang lebih baik sehingga kepala sekolah harus memiliki visi dan misi yang jelas, jiwa kepenimpinan yang kuat, kemampuan komunikasi yang evektif dan kolaborasi yang baik dengan orang tua maupun dengan masyarakat.
"Tahun 2025 merupakan tahun tantangan untuk meningkatkan mutu, kualitas dan prestasi siswa, pendidik dan sekolah. Persaingan untuk mencapai prestasi dengan daerah lain semakin terbuka oleh karena itu perlu terus mengupgrade kemampuan dan pengetahuan," terangnya.
Baca Juga: Samsat Kota Kediri Mendapatkan Apresiasi Wajib Pajak Atas Layanan Humanis dan Transparan
Aries menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun inovasi pendidikan. Setiap kepala sekolah harus memilik inovasi untuk pengembangan lembaganya. Rumus untuk mewujudkan inovasi pendidikan yang harus dilakukan oleh kepala sekolah diantaranya, fokus pengembangan sumber daya manusia. Kompetensi dan profesionalitas guru harus terus ditingkatkan. Siswa harus mendapatkan layanan dan kenyamanan dalam pembelajaran. Peran guru Bimbingan konseling harus diperkuat dan dipertajam dalam memberikan bimbingan kepada siswa.
"Perlunya evaluasi dari seluruh program yang telah ditetapkan dan dilaksanakan," tutupnya. (Erk)
Editor : amar