Gempar Jatim Apresiasi Dana Gen Z Pemkot Surabaya "Dengan Catatan"

avatar amar
H. M. Zahdi, S.H., Ketua Gempar Jawa Timur. (Amar)
H. M. Zahdi, S.H., Ketua Gempar Jawa Timur. (Amar)

Swaranews.com - Gempar Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Kota Surabaya agar dana Gen Z tidak menjadi pesta dana bagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab di Kota Pahlawan ini 

Seperti diberitakan sebelumnya di Swaranews.com bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan anggaran untuk mendukung kreativitas dan kegiatan positif anak-anak muda di setiap Rukun Warga (RW) pada tahun 2026. Setiap RW nantinya akan menerima Rp5 juta per bulan sebagai dana pembinaan bagi program kegiatan yang diinisiasi generasi muda.

Baca Juga: Dispendik Pastikan MPLS Berjalan Kondusif dan Ramah Anak

Menanggapi hal itu, H. M. Zahdi, S.H., Ketua Gempar Jatim mengapresiasi atas langkah Pemkot Surabaya tersebut. Dia bersyukur bahwa dengan demikian kreativitas dan inovasi generasi muda bisa terakomodir dan terwujud dengan bantuan dana yang disiapkan.

"Atas nama gen Z atau pemuda dan Pemudi Surabaya kami mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya terkait anggaran itu. Namun kami juga mengingatkan agar pemerintah benar-benar selektif, sehingga manfaatnya tidak disalah gunakan," ujar pria yang akrab di sapa Zahdi ini di kantornya, kawasan Gayungan, Surabaya, Sabtu (8/11/2025) siang.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kebijakan ini lahir dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang melibatkan langsung anak-anak muda di setiap wilayah.

Baca Juga: Pemkot Surabayq Perluas Kelas Bahasa Inggris Gratis hingga Balai RW dan Rusun

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot Surabaya untuk memberi ruang bagi generasi muda (Gen Z) agar bisa menyalurkan ide dan kreativitasnya dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

"Anak-anak muda ini, Gen Z ini, dia tidak bisa dibuatkan permainan masa lalu seperti engklek. Maka di hari ini apa keinginannya, ketika ada keinginan itu, anak-anak muda bisa mengajukan kepada lurah dan camat. Maka akan dievaluasi kegiatan apa,” jelasnya.

Baca Juga: Hotline Lapor Cak Eri Terima 87 Aduan Iuran Kampung, Pemkot Tegaskan Wajib Disetujui Lurah

Oleh karena itu Gempar Jatim mengingatkan agar melalui evaluasi tersebut, Lurah dan Camat harus benar-benar selektif dalam menyalurkan anggaran pemuda atau Gen Z yang akan dilaksanakan tahun depan tersebut.

"Kami sepakat, namun jangan sampai anggaran tersebut malah jadi bancakan atau bagi-bagi yang peruntukannya malah salah sasaran yang mengakibatkan unsur perbuatan melawan hukum. Untuk itu kami akan awasi agar para Gen Z benar-benar menerima sesuai peruntukannya," tukas M. Zahdi, Ketua Gempar Jatim. (mar)

Berita Terbaru

Peristiwa,

Disdukcapil Genjot IKD

Swaranews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi administrasi kependudukan, baik melalui