Swaranews.com — SMP Negeri 15 Surabaya kembali unjuk kreativitas dalam Lomba Yel-Yel Eco School 2025 yang digelar dalam rangka Dies Natalis Universitas Airlangga (Unair) ke-71 di Kampus C, Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Mulyorejo, Surabaya, Minggu (16/11/2025).
Koordinaror Adiwiyata SMPN 15 Surabaya, Dian Sukmawati (tengah, ketiga dari kiri)
Baca Juga: Gempar Jatim Soroti Transparansi Pengadaan Pompa Air, Gelar Aksi di DLH dan Balai Kota Surabaya
Sekolah tersebut menghadirkan formasi lengkap yang mencuri perhatian. Satu tim besar terdiri dari Kepala Sekolah beserta istrinya, 13 guru, 6 mahasiswa, 1 anggota komite, 1 tenaga kebersihan, 1 wali murid, 47 siswa, serta 4 penabuh perkusi turut tampil dalam ajang tahunan ini.
“Alhamdulillah, ini perpaduan yang unik dari lintas generasi dalam upaya mitigasi adaptasi pengelolaan lingkungan. Jaga bumi tetap lestari,” ujar Plt. Kepala SMPN 15 Surabaya, Yoeri Soesilo, S.Pd., M.M.
Yel-yel Bertema Etnik Surabaya–Madura
Koordinator Adiwiyata SMPN 15 Surabaya, Dian Sukmawati, M.Pd., menjelaskan bahwa susunan tim telah disiapkan sesuai persyaratan panitia, termasuk Kepala Sekolah, Koordinator Adiwiyata, Ketua OSIS Revalina Refischa Anwar (Kelas 9H), dan Koordinator Official Niniek Prihandini, S.Pd.
Dalam penampilannya, SMPN 15 memadukan empat lagu daerah dan populer—Tanjung Perak, Jarang Pulang, Tanduk Majeng, dan Jaran Goyang—yang diaransemen ulang dengan lirik bertema lingkungan.
“Tadi kita dalam yel-yel memadukan aransemen lagu-lagu itu, hanya liriknya kita ubah sesuai pesan yang ingin disampaikan,” jelas Dian.
Baca Juga: DLH Surabaya Ajak Warga Raup Cuan Lewat Pilah Sampah dari Rumah
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga sekolah atas dukungan penuh, khususnya kepada Kepala Sekolah dan Koordinator Official, Niniek Prihandini.
“Bu Niniek sangat kreatif dengan ide-ide kostum bernuansa etnik Surabaya dan Madura sesuai tema lomba,” ujarnya.

Baca Juga: DLH Tegaskan bahwa Armada Pengangkut Sampah Wajib Tertutup dan Laik Jalan
Mengajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Ketua OSIS SMPN 15 Surabaya menegaskan bahwa keikutsertaan mereka merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan peduli lingkungan di Kota Surabaya. Ia menekankan pentingnya daur ulang sampah organik dan non-organik serta konservasi air demi keberlanjutan sumber air bersih bagi generasi mendatang.
“Lomba Yel-Yel Surabaya Eco School ini dapat menjadi wujud nyata menuju Surabaya Zero Waste. Kami berharap pemerintah terus menghadirkan inovasi dalam mengajak masyarakat agar semakin sadar terhadap penyelamatan lingkungan,” ujarnya.
Partisipasi SMPN 15 Surabaya dalam lomba ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui kreativitas, kolaborasi, dan aksi nyata. (Mar)
Editor : redaksi