PSI Surabaya Tekankan Kerja Nyata dan Tolak Politik Uang dalam Silaturrahmi dengan Jurnalis

avatar Amar
Ketua DPD PSI Kota Surabaya Mama Evi. (Amar)
Ketua DPD PSI Kota Surabaya Mama Evi. (Amar)

Swaranews.com — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Kota Surabaya, Grace Evi Ekawati, dengan Kelompok Kerja Jurnalis Dewan Surabaya (Judes), Selasa (7/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di kantor Fraksi PSI lantai 5 Gedung DPRD Surabaya ini turut dihadiri sejumlah awak media serta lima anggota dewan dari Fraksi PSI.
Perempuan yang akrab disapa Mama Evi itu tampil lugas dan energik sepanjang pertemuan. Dalam suasana santai yang diselingi canda, ia menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka antara partai politik dan media. Bahkan, ia menyatakan membuka akses komunikasi selama 24 jam bagi jurnalis maupun masyarakat.

“Silakan, forum ini terbuka. Kita bangun bersama lewat media. Semua bisa disampaikan, kita buka bersama-sama,” ujarnya.

Baca Juga: Aktivasi IKD di Surabaya Naik Sekitar 1-3 Persen Setiap Bulan

Dalam kesempatan tersebut, Mama Evi menegaskan bahwa fokus utama PSI ke depan bukan sekadar mengejar elektoral, melainkan menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat. Ia mengusung semangat “kerja, kerja, kerja” sebagai strategi menghadapi kontestasi politik, termasuk target menjadikan PSI sebagai partai besar pada 2029.

Menurutnya, kepercayaan publik tidak dapat dibeli dengan uang, melainkan harus diraih melalui dedikasi dan kehadiran nyata di tengah masyarakat. Ia juga secara tegas menolak praktik politik uang yang dinilai merendahkan martabat masyarakat.

“Kalau kita memberi uang untuk membeli suara, itu menyakitkan. Masyarakat itu tidak ternilai. Lebih baik anggaran digunakan untuk kerja nyata,” tegasnya.

Baca Juga: Hotline Warga Jangan Berhenti di Kelueahan, Anas Karno Minta Terhubung hingga RT/RW

Mama Evi juga membuka peluang seluas-luasnya bagi kader PSI untuk maju sebagai pemimpin, termasuk dari lima anggota DPRD Surabaya yang saat ini menjabat. Ia menekankan bahwa semua kader memiliki kesempatan yang sama selama menunjukkan kinerja terbaik.

“Siapa pun yang layak, kita dukung. Tidak boleh ada yang dihambat. Empat tahun ini waktunya bekerja, nanti masyarakat yang menentukan,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan komitmen PSI untuk tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Meski dikenal sebagai partai pendukung, PSI, menurutnya, akan tetap bersikap objektif—mendukung kebijakan yang berpihak pada rakyat dan mengkritisi yang tidak.

Baca Juga: Disdukcapil Genjot IKD

Di akhir pertemuan, Mama Evi kembali menegaskan bahwa pintu pengaduan bagi masyarakat selalu terbuka, baik melalui fraksi, DPD, maupun kediaman pribadinya. Ia menilai mendengarkan aspirasi masyarakat merupakan kunci utama dalam menghadirkan solusi nyata.

“Raja dan ratu itu masyarakat. Tugas kita mendengar dan bekerja untuk mereka,” pungkasnya. (Mar)

Berita Terbaru