Yudisium Fikom Unitomo Dimeriahkan Dengan Gelar Pakaian Adat

avatar swaranews.com

Swaranews.com -  Para undangan yang menghadiiri Yudisium Fakultas Ilmu Komunikasi/(FIKOM) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) mekai pakaian adat. Terlihat, khususnya para calon wisudawan ini serentak memakai akaian adat nusantara.

"Hal ini kita gelorakan sebagai wujud wawasan kebangsaan dan kebersamaan serta pembelajaran Cinta Tanah Air," ujar DR. Harliantara, M.Si, Dekan Fikom Unitomo Surabaya, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga: Jaga Reputasi Digital, Publik Diingatka Tak Intervensi Karya Jurnalistik

Dibuka dengan tarian Dadak Merak dan Banongan dari Kelompok  Singo Mangku Yudo. Tak pelak, agenda yudisium tersebut bertauran pakaian adat nasional mewakili dari masing masing suku dan bangsa.

Yudisium Sarjana S1 dan S2 Fikom Unitomo memilih untuk berpakaian adat karena juga menyesuaikan dengan tema yang kita bangun "Digital Communication For Sustainble Tourism" maka Dosen, Staf dan calon wisudawan Fikom Unitomo dianjurkan berpakaian adat Nusantara," Ucap Dr. Harliantara, M.Si, Dekan fikom Unitomo Surabaya.

Diketahui Fikom Unitomo sudah membangun kerjasama di bidang perkembangan digital dalam pengembangan Pariwisata dengan Pemkab. Kotabaru, Kalimantan selatan.

Baca Juga: HUT Ke-99 Usung Semangat Persebaya Untuk Semua

Kalimantan Selatan ini eksotis, karena destinasi Pariwisata alamnya sangat indah, wilayah terluas di Kalimantan, Perkebunan Kelapa sawitnya juga terluas," papar Dr. Ari Junaidi, penasehat Bupati Kota Baru, Kalsel dan juga dosen S2 Fikom Unitomo.

Yudisium Fikom Unitomo kali ini berhasil meluluskan 80 orang mahasiswa yang terdiri dari prodi Ilmu Komunikasi 40 dan magister ilmu komunikasi 40 mahasiwa.

Baca Juga: M. Faridz Afif Resmi Pimpin DPC PKB Surabaya Periode 2026-2031, Targetkan Kejayaan di Pemilu 2029

Rektor unitomo menyampaikan bahwa Fikom Unitomo Menjadi satu-satunya Fakultas Ilmu Komunikasi yang menjadi Top Level di halaman utama google.

"Kalian harus bangga menjadi mahasiswa Fikom Unitomo Surabaya, alumni fikom sudah tersebar di seluruh Indonesia baik di sektor pemerintah maaupun di perusahaan atau lembaga swasta.," tutupnya. (mar)

Berita Terbaru