Swaranews.com - Badan Pekerja Kongres Nasional Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) XXII 2025 menggelar konsolidasi lanjutan pada Jumat, 4 Juli 2025, di Wisma Marinda, Surabaya, Jawa Timur, dengan opsi partisipasi melalui Zoom Meeting. Acara ini dihadiri oleh 47 cabang GMNI dari seluruh Indonesia, menandai upaya persatuan untuk mengakhiri dualisme kepemimpinan yang berlangsung sejak Kongres Ambon 2019. Serta mengkristalisasi kekuatan gerakan menjadi front persatuan PETA yang lebih solid, sejalan dengan semangat Samenbundeling van alle revolutionaire krachten.
Dalam undangan resmi, Badan Pekerja Kongres Persatuan mengundang seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI se Indonesia kedua kubu DPP Arjuna Putra Aldino dan DPP Imanuel Cahyadi untuk berpartisipasi. Konsolidasi ini bertema "Persatuan untuk Regenerasi Kepemimpinan Progresif dan Relevan," dengan agenda utama mengakhiri dualisme, menyusun regenerasi kepemimpinan nasional yang inklusif, dan membentuk panitia bersama Badan Pekerja Kongres Nasional (BPKN). Steering Committee dipimpin oleh Sulthoni Edgar D, sementara Organizing Committee diketuai oleh Danang Adi. Kongres Persatuan GMNI adalah titik balik untuk keluar dari kebuntuan sejarah. Bukan soal siapa yang benar dan siapa yang salah, tapi bagaimana generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia bisa bersatu kembali dalam satu barisan ideologis, satu garis juang, dan satu suara untuk Indonesia Raya.
Baca Juga: Jaga Reputasi Digital, Publik Diingatka Tak Intervensi Karya Jurnalistik
Dalam pertemuan lanjutan tersebut menunjukkan komitmen tinggi dari peserta, yang sepakat mendukung inisiatif Badan Pekerja Kongres Persatuan XXII yang digagas oleh GMNI Cabang Surabaya dan Jember. Peserta juga menyiapkan kepanitiaan bersama yang melibatkan perwakilan dari berbagai DPC, termasuk kedua kubu kepemimpinan. BPK Persatuan berkomitmen menyelenggarakan Kongres Persatuan di Surabaya, dengan peserta Zoom Meeting aktif menyebarluaskan visi persatuan di seluruh DPC GMNI se Indonesia yang belum tergabung dengan BPK sejauh ini.
Baca Juga: HUT Ke-99 Usung Semangat Persebaya Untuk Semua
Ketua BPK, Surya Dwi Hadmaja, dan Sekretaris Lazuardi Vivekananda Putrawardana mengimbau seluruh kader GMNI menjaga integritas gerakan dan menghindari provokasi yang dapat menggagalkan upaya ini. Kontak person tersedia melalui nomor 0851-1715-4565 (Surya) dan 0857-3271-1026 (Lazuardi) Acara ini diharapkan menjadi titik balik bagi GMNI untuk memperkuat solidaritas dan arah gerakan ke depan. Merdeka!! GMNI Jaya!! Marhaen Menang!!
Baca Juga: M. Faridz Afif Resmi Pimpin DPC PKB Surabaya Periode 2026-2031, Targetkan Kejayaan di Pemilu 2029
Editor : redaksi