Swaranews.com - Dalam rangka mendukung pengembangan UMKM di Desa Trisobo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, mahasiswa KKNT Universitas Alma Ata mengambil langkah nyata dengan menjalankan program kerja unggulan berupa digitalisasi UMKM dengan target seluruh pelaku UMKM di Desa Trisobo. Program ini meliputi pembuatan Nomor IndukBerusaha (NIB), desain banner promosi, pendaftaran lokasi UMKM di Google Maps, dan pengenalan sistem pembayaran QRIS.
Ketua tim KKNT Universitas Alma Ata, Faisal Nur Akbar mengatakan bahwa program digitalisasi ini diharapkan menjadi solusi meningkatkan daya saing dan kemudahan akses pasar bagi pelaku UMKM di Desa Trisobo.
Baca Juga: Cara VinFast Membantu Pengemudi Indonesia Meningkatkan Pendapatan Melalui Kendaraan Listrik
“Program ini bertujuan supaya pelaku UMKM mempunyai legalitas usaha yang resmi melalui pengurusan NIB, meningkatkan promosi melalui platform digital, dan pendaftaran lokasi toko di Google Maps supaya mudah ditemukan calon pembeli," ujarnya, kemarin melalui sambungan telepon.
Faisal menjelaskan bahwa pengenalan QRIS sebagai sistem pembayaran digital juga menjadi fokus utama agar pelaku UMKM dapat menyesuaikan diri dengan tren transaksi non-tunai yang semakin berkembang.
“Dengan QRIS, UMKM lebih mudah dan cepat melayani pelanggan dengan metode pembayaran yang praktisdan aman,” tambah Endang Rosita sebagai Sekretaris KKNT Universitas Alma Ata.
Baca Juga: BYD Tech Culture Fest 2026 Melanjutkan Perjalanan Elektrifikasidi Sirabaya
Program ini mendapat sambutan positif dari pelaku UMKM setempat yang merasakan manfaat nyata dari kemudahan digitalisasi usaha. Salah satu pelaku UMKM, Ibu Unik mengungkapkan,
“Sebelumnya kami kesulitan mengakses pasar lebih luas, tapi sekarang dengan registrasi di Google Maps dan banner yang menarik, usaha kami diharapkan semakin dikenal," ungkapnya.
Tak hanya manfaat ekonomi, program digitalisasi UMKM ini juga menjadi sarana edukasi dan peningkatan literasi digital bagi masyarakat Desa Trisobo. Mahasiswa KKNT Universitas Alma Ata berharap inisiatif ini bisa menjadi langkah awal penguatan UMKM di era digital.
Baca Juga: Diplomasi Kuliner di Jantung Sydney, Mantan Wapres KH Ma'ruf Amin Resmikan Pandawa Warung Kopi Halal
“Kami berharap usaha kecil menengah di Trisobo terusberkembang dan makin mudah diakses oleh masyarakat luas dengan digitalisasi ini, sehingga mendorong kemajuan ekonomi desa,” pungkas Tiara sebagai humas KKNT Universitas Alma Ata.
Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Universitas Alma Ata melalui KKNT untuk pemberdayaan masyarakat yang lebih berdaya saing di Kabupaten Kendal. (Mar)
Editor : redaksi